Jumlah Dapur Bertambah, MBG di Kota Ternate Mulai Sasar Kelompok 3B

Aktivitas dapur MBG
Aktivitas dapur MBG. (Foto: Badan Gizi Nasional/bgn.go.id)

Seiring bertambahnya jumlah dapur di Kota Ternate dan meratanya distribusi bagi siswa sekolah, program MBG kini menyasar kelompok ibu hamil, menyusui dan balita atau yang lazim disebut 3B.

Ternate, Pijarpena.id

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Ternate kini resmi memperluas sasaran penerima manfaat dari yang sebelumnya hanya difokuskan pada peserta didik dari jenjang PAUD hingga SMA kini mulai didistribusikan pada kelompok 3B yakni ibu hamil (Bumil), ibu menyusui (Busui) dan balita.

Koordinator Dapur MBG Wilayah Ternate, Hizkia Jaya Sakti menjelaskan, secara konsep sejak awal program MBG memang dirancang untuk menyasar siswa sekolah dan kelompok 3B.

“Sejak awal Januari 2025 program MBG berjalan kami masih berfokus pada siswa PAUD sampai SMA. Untuk kelompok 3B memang belum dijalankan karena keterbatasan kapasitas dapur,” ujar Hizkia pada Pijarpena.id, Kamis (29/01/2026).

Baca pula:  Enggan Anggap Enteng Lawan, Pemain Malut United FC Diminta tetap Fokus Berjuang

Ia mengatakan, seiring bertambahnya jumlah dapur MBG dan semakin meratanya distribusi kepada siswa sekolah, pihaknya mendapat atensi dari pimpinan untuk segera mengimplementasikan MBG bagi kelompok 3B di tahun 2026 ini.

Meski demikian, belum seluruh dapur MBG di Kota Ternate dapat menjalankan program 3B. Hal ini disebabkan adanya kelebihan jumlah penerima manfaat di sejumlah dapur.

“Rata-rata dapur di Kota Ternate saat ini melayani lebih dari 3.500 penerima manfaat. Sementara dalam petunjuk teknis terbaru, kapasitas maksimal dapur hanya 2.500 penerima. Ini yang menjadi kendala,” jelasnya.

Hizkia menyebutkan, beberapa dapur MBG yang sudah lebih dulu menjalankan program 3B antara lain Dapur Kastela, Dapur Hiri, dan Dapur Soa. Sementara dapur lainnya ditargetkan mulai menjalankan distribusi MBG untuk kelompok 3B secara bertahap.

Baca pula:  Belajar (secara) Digital, Siswa SRMP 26 Ternate Diberi Fasilitas Laptop

“Target kami, minggu depan atau paling lambat bulan depan, seluruh dapur MBG di Kota Ternate sudah bisa menjalankan program MBG bagi 3B,” katanya.

Ia berharap, kehadiran program MBG dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi, khususnya bagi siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita. Program ini juga diharapkan mampu berkontribusi menurunkan angka stunting di Kota Ternate.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bagi-bagi makanan tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” tegas Hizkia.

Selain berdampak pada sektor kesehatan, ia menambahkan bahwa MBG juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM, petani, dan nelayan sebagai pemasok bahan pangan bagi dapur MBG.

“Harapan besar kami, program ini tidak hanya memperbaiki gizi masyarakat tetapi juga menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat ketahanan pangan di daerah,” pungkasnya. (rud/fm)

WhatsApp Channel PIJARPENA.ID